Glamping Lakeside Rancabali

Glamping Lakeside Rancabali

Rindu jalan-jalan? Kami juga! Mari sudahi pandemi, biar bisa berwisata lagi. Selalu pakai masker, jaga jarak & cuci tangan.

Di Bandung Selatan ada objek wisata baru yang bisa kamu jadikan pilihan untuk menghabiskan waktu kamu, tempat wisata itu bernama Glamping Lakeside Rancabali.

Di tempat ini, kamu akan mendapatkan suasana baru yang belum pernah di dapati pada objek wisata lainnya.

Bagi kamu yang gemar dengan tempat bernuansa alami, wisata di Glamping Lakeside Rancabali ini cocok untuk kamu kunjungi bersama keluarga atau pun dengan rekan-rekan lainnya.

Agar tidak terlalu penasaran, berikut informasi lengkap mengenai tempat wisata Glamping Lakeside Rancabali yang kini baru hadir di daerah Bandung Selatan.

Review Glamping Lakeside Rancabali

Wisata Bandung

Glamping Lakeside Rancabali adalah tempat wisata yang bernuansa alam. Di sekitar area ini dikelilingi oleh pemandangan perkebunan teh hijau yang sangat luar biasa indahnya.

Tempat wisata ini sangat cocok dijadikan tempat untuk mengisi waktu liburan kamu bersama keluarga, sahabat, pasangan atau pun sanak saudara lainnya.

Glamping Lakeside ini merupakan tempat wisata yang populer dengan keindahan pemandangan dan kesejukan udaranya.

Ternyata hal tersebut bisa memberikan daya tarik sendiri terhadap para wisatawan untuk menarik minat berlibur ke tempat ini.

Di sini kamu bisa menikmati betapa indahnya pemandangan yang ada di area wisata.

Selain menikmati keindahannya, kamu dan keluarga atau pun teman-teman lainnya bisa menikmati berbagai macam menu makanan yang enak dan lezat ketika disantap.

Wahana Wisata

Glamping Lakeside Rancabali

Berbicara mengenai wahana wisata di Glamping Lakeside Rancabali, di sini tersedia banyak sekali wahana yang bisa kamu kunjungi.

Berbagai macam kegiatan pun bisa kamu lakukan di wahana ini, misal seperti berfoto, bermain, membuat vlog, ataupun hanya sekedar menikmati pemandangan disekitar wahana pun bisa.

Lantas apa saja wahana wisata yang ada dan bisa dikunjungi ketika berlibur di Glamping Lakeside Rancabali ini?

Tent Resort Glamping Lakeside Rancabali

Salah satu wahana wisata yang ada di area Glamping Lakeside Rancabali ini adalah Tent Resort.

Di sini kamu bisa bermalam di dalam tenda yang menggunakan konsep glamour camping, yang mana saat ini konsep glamping ini lagi trending di beberapa tempat wisata alam lainnya.

Menginap di area alam dengan menggunakan tenda akan memberikan kesan baru yang sebelumnya belum pernah kamu dapati.

Walaupun menginap di dalam tenda, kamu jangan pernah khawatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena tenda yang digunakan disini telah memiliki kualitas bahan yang sangat bagus, dan juga terdapat double waterproof pada bahan tenda tersebut, sehingga tidak akan mengalami bocor ketika turunnya hujan.

Besi yang dijadikan sebagai pondasi ini sangat kuat, jadi tenda yang akan kamu gunakan untuk bermalam ini tidak akan mudah roboh walaupun diterjal oleh angin yang cukup besar.

Oh iya, karena sistem menginap di Glaming Lakeside Rancabali ini menggunakan sistem reservasi, maka dari itu untuk menginap di area ini kamu diharuskan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu.

Untuk reservasinya, kamu bisa langsung menghubungi pihak pengelola. Berikut nomor telpon yang bisa kamu hubungi: 0812-216-1888 atau 0821-8002-8888

Area Jembatan Danau

Dari sebagian spot yang ada di area Glamping Lakeside Rancabali, Jembatan Danau ini adalah salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Karena di sekeliling danau terdapat pemandangan yang sangat indah membuat tempat ini padat oleh pengunjung.

Dibuatnya jembatan ini untuk membelah salah satu tepi dari Situ Patenggang. Ketika malam hari, sepanjang jembatan telah dilengkapi dengan hiasan lampu berwarna kuning.

Sangat disayangkan apabila kamu berada di area Jembatan danau namun tidak menyempatkan untuk berfoto, pemandangan di sekitar Jembatan Danau yang sangat indah bisa kamu manfaatkan untuk dijadikan sebagai objek pengambilan foto.

Di sini kamu bisa melakukan berbagai macam dan ekspresi, agar menghasilkan foto yang bagus.

Berikut daftar wahana lain yang berada di Glamping Resort Rancabali:

  • Kawah Rengganis
  • Teras Bintang
  • Taman Angsa
  • Taman Pakis
  • Jembatan Pinisi
  • Perahu Keliling Situ Patenggang
  • Mandi Lumpur Belerang
  • Batu Cinta

Lokasi

Peta Menuju Glamping Lakeside Rancabali


Untuk lokasinya sendiri, Glamping Lakeside Rancabali tepat bersebelahan dengan Situ Patenggang yang dengan dekat dengan area batu cinta.

Dulu, jika ingin ke area batu cinta kita harus menggunakan perahu, dan harga sewanya lumayan cukup mahal.

Tapi, sekarang area batu cinta ini telah dikelola sekaligus dijadikan sebagai area Glamping Lakeside Rancabali.

Untuk alamat lengkapnya, tempat wisata ini berada di Jl. Raya Ciwidey – Patengan No.Km. 39, Situ, Patengan, Kec. Rancabali, Bandung, Jawa Barat 40973.

Baca juga Tempat Wisata di Bandung lainnya.

Rute Perjalanan

Rute perjalanan menuju area wisata Glamping Lakeside Rancabali ini cukup mudah, karena rute perjalanannya masih satu jalur sama Kawah Putih dan Situ Patenggang Rancabali.

Berikut rute perjalanan yang bisa kamu lalui menggunakan mobil dan transportasi umum:

Via Mobil

Jika kamu berangkat dari Cianjur menggunakan mobil. Pertama-tama, kamu melewati Jl. Raya CIanjur – Bandung, sesampainya di Padalarang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan jalan Tol Padalarang yang kemudian keluar dari gerbang Tol Kopo.

Sesampainya di gerbang Tol Kopo, kamu melanjutkan perjalanan yang mengarah ke daerah Ciwidey.

Sesampainya di Ciwidey kamu akan menemukan Alun-Alun, disitu kamu hanya ada satu jalan yang mengarah ke area Kawah Putih.

Tak jauh dari Kawah Putih, mungkin sekitar 1km kamu bisa sampai lokasi tempat wisata Glamping Lakeside Rancabali. Lokasi wisata berada di sebelah kanan jalan.

Update terbaru: Untuk memangkas waktu perjalanan, kamu bisa menggunakan jalan Tol yang mengarah ke daerah Soreang. Lumayan kan bisa sampai ke lokasi dengan waktu yang lebih cepat.

Via Bus

Jika berangkat dari Cianjur menggunakan Bus, kamu akan turun di terminal Leuwi Panjang. Dari situ bisa disambung dengan menggunakan mobil ELF atau L300 yang langsung mengarah ke daerah Ciwidey.

Lama waktu yang akan kamu tempuh dari terminal Leuwi Panjang kurang lebih sekitar 2 jam.

Sesampainya di terminal Ciwidey, kamu melanjutkan kembali perjalanan menuju Glamping Lakeside Rancabali dengan menggunakan mobil ELF yang bertujuan ke daerah Rancabali

Via Motor

Perjalanan menuju Rancabali menggunakan motor ini memang sangat seru, terlebih dalam perjalanan tersebut kamu akan disambut dengan pemandangan yang indah dan juga udara yang segar.

Jika kamu belum hafal rute perjalanan menggunakan sepeda motor, pertama-tama kamu harus melewati Jl. Raya Kopo, dilanjut ke arah Soreng – Pasir Jambu – Ciwidey, dan tujuan akhir Rancabali dengan melewati area wisata pemandian air panas dan Kawah Putih.

Sesampainya di Rancabali, tak jauh dari situ kamu akan melihat pintu masuk yang besar berada di sebelah kanan jalan. Patokan nya sebelah kantor PTPN.

Noted: Dari pertama pintu masuk, untuk menuju lokasi Glamping Lakeside Rancabali ini masih lumayan cukup jauh, jaraknya kurang lebih sekitar 4 km. Disitu kamu akan melewati perkebunan teh yang sangat luas.

Harga Tiket Masuk Glamping Lakeside Rancabali

Masing-masing wahana yang ada di area Glamping Lakeside Rancabali ini mempunyai harga tiket yang berbeda-beda, tergantung dari wahana apa yang akan kamu kunjungi.

Berikut daftar harga tiket dari pertama masuk area sampai wahana yang ada di dalam area:

Karena banyak nya tiket yang harus dibeli untuk memasuki masing-masing wahana, maka dari itu kamu harus membawa uang yang cukup sehingga bisa masuk semua wahana yang ada di Glamping Lakeside Rancabali.

WAHANAHARGA
Tiket Masuk (Umum)Rp 20.000
KanoRp 20.000
PerahuRp 25.000
Kawah RengganisRp 20.000
Mandi LumpurRp 10.000
Batu CintaRp 10.000
Tea PlantationRp 15.000
Patenggang LakesideRp 20.000
Jembatan DanauRp 15.000
Jembatan PinisiRp 15.000
Taman KelinciRp 15.000
Taman AngsaRp 15.000
Teras BintangRp 20.000

Oh iya, untuk keterangan harga tiket parkir kendaraan ada di bawah ini ya:

  • Motor: Rp5.000
  • Mobil: Rp15.000
  • Bus: Rp25.000

Fasilitas

Setiap tempat wisata pasti mempunyai fasilitas untuk pengunjungnya, begitu pun di Glamping Lakeside Rancabali ini. Di sini pun telah disediakan fasilitas yang cukup lengkap. Diantaranya seperti:

  • Area parkir kendaraan yang luas
  • Toilet
  • Spot tempat makan
  • Pemandangan yang indah

Untuk makanan dan minumannya, kamu bisa membeli di Pinisi Resto.

Selain itu, di area ini pun banyak sekali spot menarik yang bisa dinikmati. Salah satu tempat yang paling terkenal dan hits adalah Pinisi Resto, karena Pinisi Resto ini adalah tempat makan yang berbentuk perahu besar.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Sini

Glamping Lakeside Rancabali

Glamping Lakeside Rancabali adalah tempat wisata yang bernuansa alam, karena banyaknya fasilitas yang telah disediakan oleh pengelola, di sini kamu bisa melakukan berbagai macam kegiatan.

Lebih jelasnya, silahkan lanjut untuk menyimak ulasan di bawah ini:

Menikmati Pemandangan di Teras Bintang

Teras Bintang merupakan salah satu spot terbaru yang ada di kawasan Glamping Lakeside Rancabali. Tempat ini baru saja digarap pada tahun 2017. Suasana yang ada disekitar teras bintang ini memang sangat bagus.

Di sini kamu bisa melihat seluruh pemandangan yang indah di area terbuka.

Selain itu, kamu juga bisa mengabadikan momen liburan di area ini dengan cara mengambil foto atau membuat video vlog bersama teman-teman, keluarga dan pasangan.

Perlu kamu ketahui, di balcony teras bintang ini kamu bisa melihat kawasan sekitar 360 derajat loh.

Tempat ini juga sangat cocok untuk menikmati pemandangan terbenam nya matahari sambil menikmati segelas kopi hangat.

Bukan itu saja, di area ini kamu juga bisa melihat pemandangan Situ Patenggang dari ketinggian dengan lepas dan pegunungan serta kebun teh yang luas.

Uniknya, ketika cuaca nya cerah dan sangat mendukung, kamu bisa melihat pantai Jayanti dari disini.

Kuliner di Pinisi Resto

Nah Pinisi Resto Rancabali ini adalah salah satu tempat makan baru yang ada di Rancabali, lokasinya pun tak begitu jauh dari Situ Patenggang. Lebih tepatnya berada di sampingnya Situ Patenggang dan masih termasuk di area Glamping Lakeside Rancabali.

Tempat makan yang dibuat pada tahun 2016 bertepatan pada tanggal 7 bulan juli.

Hal unik dari restoran Pinisi ini adalah terlihat dari konsep desain nya, tempat yang didesain berbentuk perahu memiliki daya tarik sendiri, yang mana bisa membuat semua wisatawan penasaran.

Disekitar area tersebut dihiasi oleh hamparan kebun teh yang luas, serta adanya pemandangan Situ Patenggang yang bisa dilihat dari daerah ketinggian.

Intinya, Restoran Pinisi ini adalah salah satu tempat yang sangat Instagrammable. Selain menikmati berbagai macam menu makanan dan minuman, di sini kamu juga bisa melakukan kegiatan berfoto.

Oh iya, untuk mengunjungi tempat ini sangat direkomendasikan ketika pagi hari dan sore yang menjelang ke malam hari. Karena suasana dan cuaca nya sangat bagus dan asik untuk dikunjungi.

Untuk harganya sendiri bisa dibilang lebih mahal apabila dibandingkan dengan tempat makan lainnya.

Wajar saja Karena tempat makan di sini mempunyai pemandangan yang keren, dan juga masih merupakan kawasan wisata sehingga harga yang dibanderol pada makanan dan minumnya cukup mahal.

Berfoto di Jembatan Gantung

Nah bagi kamu yang gemar berfoto, seperti nya Jembatan Gantung yang menjadi lintasan ke Restoran Pinisi ini cocok untuk dijadikan sebagai objek foto.

Di jembatan ini kamu bisa bergaya sambil mengeluarkan ekspresi sebagus mungkin.

Jembatan gantung yang di sekitarnya dihiasi dengan pemandangan yang sangat indah bisa membuat kamu betah untuk berfoto sepuas nya.

Wah, setelah membaca artikel ini rasanya ingin cepat-cepat berlibur ke Glamping Lakeside Rancabali.

Jam Buka Glamping Lakeside Rancabali

Tempat wisata ini buka setiap hari selama 24 jam, dan kamu juga akan mendapatkan pelayanan fasilitas, jadi tidak perlu khawatir.

Tips Berwisata ke Glamping Lakeside

Demi kenyamanan berwisata, alangkah baiknya kamu mengikuti saran yang saya berikan di bawah ini.

Menggunakan Pakaian Tebal

Dikarenakan Glamping Lakeside Rancabali ini posisinya berada di dataran tinggi, suhu udara di daerah sini bisa dikatakan cukup dingin.

Oleh karena itu saya sarankan kepada kamu semua yang ingin berlibur ke tempat ini untuk menggunakan pakaian yang tebal atau pun jaket.

Perhatikan Waktu Berwisata

Tempat wisata ini memang buka selama 1 hari 24 jam yang bisa di kunjungi kapan pun itu waktunya.

Namun, sebelum kamu mengunjungi tempat wisata ini, alangkah baiknya kamu harus bisa memperhatikan waktu yang tepat.

Untuk waktu berkunjung ke tempat ini, saya menyarankan datang di waktu pagi atau sore hari menjelang malam.

Karena kedua dari waktu tersebut mempunyai suasana dan cuaca yang pas untuk menikmati seluruh suasana di Glamping Lakeside Rancabali.

Jangan Lupa Bawa Kamera

Ketika berwisata ke suatu daerah atau tempat, membawa kamera itu merupakan salah satu bagian yang memang sangat wajib.

Terlebih di Glamping Lakeside Rancabali ini lokasinya berada di dataran ketinggian, tentunya di sekitar dari area wisata tersebut banyak sekali tempat-tempat unik dan menarik yang bisa dijadikan sebagai latar belakang ketika kamu ingin berfoto di tempat tersebut.

Catatan
Demikian review kami mengenai objek wisata Glamping Lakeside Rancabali yang berada di daerah Bandung Selatan.

Rasanya sayang sekali apabila tempat wisata ini kamu lewatkan ketika sedang berlibur ke area Bandung.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu semua yang ingin berlibur ke tempat wisata ini.

Selamat Berwisata!

Apa Kata Pengunjung?

Berikut adalah ulasan dari para pengunjung Glamping Lakeside Rancabali:

  • A nice place to go. Waktu yang ditempuh untuk ke tempat ini dari kota bandung kurang lebih 1,5 jam via toll. Ketika keluar dari toll dan mulai naik ke daerah ciwidey, udaranya super sejuk. Pemandangannya juga super manjain mata, banyak pohon dan kebun teh yang luas. Lokasinya terletak setelah wisata ranca upas. Tiket masuk ke wisata ini harganya 25rb/orang dan belum termasuk kendaraan. Kalau gak hujan, biasanya akan ditawarin tiket yang udah include semua wahaba di dalem, harganya 75rb/orang. Tempat ini okee banget sih sebenernya. Bisa buat rekreasi kebun teh atau cuma sekedar makan dan duduk-duduk liat danau aja. Pengunjung akan masuk ke dalam bangunan kapal itu, kalau gak salah disitu restoran. Tapi kemarin saya numpang lewat aja karena mau ke area danau. Di area danau ada jembatan. Kalau mau menikmati jembatan itu, harus bayar lagi 25rb/orang. Yaa lumayan sih, cuma oke lah buat ngilangin penasaran. Apakah akan balik lagi?? Hmm mungkin, karena sebenernya lebih penasaran sama sebelahnya yaitu wisata danau situ patenggang beneran. Pro tip: kalau mau kesini mending pagi sekalian, jadi belum ada kabut dan harus sedia payung, karena takut hujan dan minim tempat meneduh (kecuali di dalam restoran yang bentuk kapal itu) atau lebih baik kesini pas musim panas 😀
  • tempat oke, cuman masuknya mahalll
  • Kesini bareng dengan tim kantor survey mencari tempat buat gathering. Kesan pertama saat datang sih disini sejuk dan gak terlalu crowded ya. Lokasinya juga terbilang cukup terpencil karena situ patenggangnya itu danau alami, dan harus naik2 gitu, pokoknya lumayan jauh dari tol terdekat (Soreang). Banyak spot untuk foto2 aesthetic bertema natural gitu. Ada pulau kecil di tengah, kata marketingnya isinya monyet liar dan gak boleh dimasuki. Untuk yang mau jalan2 singkat, bisa masuk aja dengan tiket sekitar 25ribu per orang, dengan fasilitas limited, karena untuk wahana lain akan di charge juga (tapi ttp lumayan kalo sekedar melepas penat sehari). Kalau yang mau nginep, ada banyak pilihan tenda atau cottage, secara personal sih kami lebih suka yg di tanjung Pakis karena ga terlalu jauh sama danau, tapi juga lebih nyaman dibanding lainnya, mungkin karena baru ya. Untuk makanannya belom nyoba. Mungkin next trip. 🙂
  • Halo saya menginap di Family Tent pada 7 Agustus yang lalu. Karena sudah banyak yang bahas kelebihannya, jadi saya bahas kekurangannya saja. - Pada malam hari tidak ada kru dari gerbang pintu masuk ke front office, dan petunjuk jalan banyak yg membingungkan, padahal jarak sekitar 3 km. - Air Panas di tempat saya mati hidup terus, pas siap2 pulang malah tidak ada air panas ama sekali. semoga nantinya diperbaiki - Karpet di ruang tengah kecil, tidak cukup untuk berkumpul sekeluarga. - Wisata Perahu masih diminta pungutan oleh mamangnya - Kasur biasa, Selimut terlalu tipis, untuk harga segitu rasanya seperti tidur di hotel bintang 2, - Tambah per pax 200rb dapat kasur single & breakfast, padahal menu breakfastnya seperti warteg. Rasanya? ya lebih warteg. Intinya ini glamping dengan sarana low-middle, tapi dibranding dengan harga middle-high. Jadi jangan berekspektasi lebih kecuali soal pemandangannya. Mungkin akan balik lagi kalau harga jadi setengahnya dengan persiapan yang lebih matang (selimut tebal, tikar, payung, dan cemilan).
  • Rasanya kita sepakat nggak pernah merasa bosan ke Bandung ya? Apalagi Bandung selalu punya hal baru untuk ditawarkan. Baru Juli 2016 lalu dibuka satu resort yang kini menjadi favorit yakni Glamping Lakeside Rancabali. Lokasinya di tepi Situ Patenggang, di kaki Gunung Patuha, kawasan wisata Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.  ADA APA AJA DI GLAMPING LAKESIDE? Glamping Lakeside Rancabali adalah sebuah resort yang berada di alam terbuka yang luas dengan dominasi kebun teh, dan terbuka untuk umum. Nggak harus menginap untuk bisa menikmati keindahan alam dan berbagai fasilitas yang ditawarkan di sini. Cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 20.000 per orang dan mobil Rp 5.000. Jam bukanya pukul 07.00-19.00 setiap hari.  Jembatan Danau Primadona di kawasan glamping ini adalah Pinisi Restonya. Restoran yang berbentuk kapal pinisi dan segede pinisi beneran yang menghadap ke Situ Patenggang dan Pulau Cintanya. Kalau cuma beli tiket masuk Rp 20.000, untuk masuk ke Pinisi Resto kita harus mengisi magnetic card sebesar Rp 10.000. Kalau ada promo seperti waktu kami datang pertengahan Juli 2017 lalu, mending beli tiket Paket A seharga Rp 50.000 (harga nonpromo Rp 130.000). Paket A mencakup tiket masuk, Teras Bintang, Taman Kelinci, Taman Angsa, Jembatan Pinisi, Jembatan Danau, Strawberry Farm, Tea Plantation, Patenggang Lakeside, dan Batu Cinta.  Masuk ke Pinisi Resto boleh kok cuma foto-foto doang, nggak harus makan atau beli makanan di situ. Kalau datang pas jam makan tentu lebih afdol makan di situ, duduk di teras lantai dua sambil memandang danau dan panorama pegunungan di sekitarnya. Menu yang disajikan ada makanan lokal maupun Barat. Harganya memang sedikit mahal, tapi masih terjangkau dan pantas karena kita juga “membeli pemandangan”. Makan di Resto Pinisi sambil "membeli pemandangan" O ya,  kalau beli Paket A kita bisa masuk ke Pinisi Resto dengan melewati Jembatan Pinisi. Jangan lupa foto-foto. Dan kalau sudah ada di Resto Pinisi jangan lupa juga antre foto di haluan kapal –serasa jadi bintang Titanic. Kami datang saat hari kerja, jadi enak nggak perlu antre dan puas foto di segala sudut. Masuk Resto Pinisi melalui jembatan gantung Jembatan gantung menuju Resto Pinisi Puas di resto, turunlah ke bawah menuju Jembatan Danau. Dari situ, selain tentunya berfoto-foto, kita bisa melihat panorama dari sisi yang berbeda. Bisa melihat Pinisi Resto yang terlihat berada di ujung daratan. Ada speedboat dan kayak disewakan untuk pengunjung mengelilingi Situ Patenggang.  Resto Pinisi berada di ujung daratan di depan danau O ya, kalau Anda pernah ke Situ Patenggang, pintu masuk ke Situ Patenggang berbeda ya dari pintu masuk Glamping. Glamping berada di sisi danau yang berbeda, yakni di dekat Pulau Cinta. Batu Cinta yang kalau dari kawasan wisata Situ Patenggang harus dicapai dengan baik perahu, dari kawasan Glamping cukup jalan kaki. Ikuti saja petunjuk, di mana Batu Cinta. Nggak perlu bayar lagi dengan Paket A. Legenda tentang Batu Cinta silakan baca di sini.  O ya, selain di Resto Pinisi, kita juga bisa jajan-jajan di food truck (atau bus) yang bertengger di beberapa spot menjelang masuk ke area utama. Sayang waktu kami datang nggak ada yang buka, mungkin karena bukan akhir pekan. Food bus Keluar dari kawasan utama, kami mampir ke Teras Bintang yang juga termasuk dalam Paket A. Kalau beli tiket Teras Bintangnya aja Rp 20.000. Teras yang dibangun dari rangkaian kayu dan bambu ini berbentuk bintang (tapi segiempat, bukan segilima), dan dari atas sini kita bisa memandang ke arah danau dan Resto Pinisi, juga ke hamparan kebun teh. Cakep lah pokoknya berfoto-foto di sini. Teras Bintang Wefie di Teras Bintang Kami sempat bertemu dan menyapa pekerja yang sedang menginspeksi Teras Bintang, sempat kami tanyai kenapa nggak membangun flying fox. Jawabannya, kurang laku... Sekarang ini spot-spot foto seperti Teras Bintanglah yang lebih disukai pengunjung. Maklum, demam Instagram, hehe... Nantinya, di atas hamparan kebun teh di depan Teras Bintang akan dibangun be
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *